Senyum Adalah Pesan Kebahagiaan Yang Paling Cepat Sampai Ke Hati....
Jangan Menunggu Bahagia Untuk Bisa Tersenyum...
Tetapi Tersenyumlah Untuk Menjemput Kebahagiaan Itu.

Rabu, 10 November 2010

PENGERTIAN BAKAT & TES BAKAT ( PSIKOLOGI )



 PENGERTIAN BAKAT & TES BAKAT
( PSIKOLOGI )
Oleh : Immanuel Sembiring


Bakat                   (Inggris) èaptitude” atau “talent”

·        Kapasitas seseorang untuk menguasai suatu pengetahuan khusus (dengan latihan), ketrampilan atau serangkaian respon yang terorganisisir.

     Contoh :
1.     Kemampuan berbicara bahasa inggris
2.     Kemampuan musical
3.     Kemampuan mengerjakan tugas-tugas mekanik

·        Kemampuan yang lebih menonjol atau istimewa daripada yang lain
     ( mudah & komunikatif )

     Contoh :
1.     Lili mempunyai bakat bahasa inggris, ia senang bahasa tersebut serta sangat cepat & mudah mempelajarinya sehingga cakap baik lisan maupun tertulis, disekolahpun nilainya tertinggi.

Dalam genetika manusia anak mewarisi gen” orang tuanya atau nenek moyangnya, sebab bakat tidak selalu menurun langsung
tetapi dapat berselang generasi.

Sesuai dengan prinsip perbedaan individual maka tiap anak akan mempunyai bakat sendiri” (pembawaan) dan bakat tidak sama dengan kecerdasan, tetapi kecerdasan menjadi dasar untuk berkembangnya bakat.

Dengan kata lain : Kecerdasan dipandang sebagai factor umum
                             Bakat merupakan factor khusus





Bakat seseorang dapat diukur dengan TES BAKAT.
Oki tes bakat adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan potensial seseorang dalam satu jenis aktivitas khusus & dalam rentang tertentu.

Tes bakat :
1.     Tes kamampuan khusus
2.     Tes perbedaan individual
3.     Tes yang terpisah ( separated tes )
4.     Tes kekuatan kemampuan ( power ability tes)
5.     Differential aptitude testing

Bakat merupakan salah stu wujud dari kemampuan manusia yang sangat menonjol dibandingkan kemampuan” lainnya. Perkembangannya dipengaruhi factor internal & eksternal (lingkungan).

Contoh :     Factor kematangan fisik
                    Factor biologis
                   Peningkatan kualitas ketrampilan fisik

Kematangan juga terjadi dalam segi mental psikologis, artinya ; Semakin orang tersebut dapat mencapai kematangan fisik & mental maka bakatnya juga akan mengalami perkembangan

Contoh :
          Bakat menyanyi seorang gadis kecil, semakin bertambah umur,      bertambah besar badan, plus pengaruh pendidikan serta pengalaman     maka bakat menyanyinya juga akan berkembang.

Lingkungan & pengalaman juga mempengaruhi perkembangan bakat seseorang, seperti ;

Contoh :
          Daerah” tertentu yang banyak menghasilkan bahan” kayu untuk    patung/ukiran, maka bakat memahat/mengukir juga akan berkembang.
    




BEBERAPA MACAM TES BAKAT

1.    DAT
     Differential Aptitude Test
    
Merupakan salah satu seri tes yang paling banyak di pakai dalam bidang pendidikan & Vokasional (pekerjaan). Pertama kali terbit tahun 1947, 1963 & 1973 Penyusunnya : G. Bennett, H.G. Seashore
                                           A.G. Wesman dari USA

Dasar Teori :
Memakai teori klp factor kecerdasaan model PMA at kemampuan mental primer dari Thurstone.

Sub tes-nya ada 8 macam, masing” dapat berdiri sendiri sehingga dapat dipakai secara terpisah.
1.     VR – verbal reasoning
2.     NA – numerical ability
3.     AR – abstract reasoning
4.     CSA – clerical speed & accuracy
5.     MR – mechanical reasoning
6.     Space relations
7.     Language usage I – spelling ability
8.     Language usage II – grammar ability

Seri tes pada DAT berupa tes bakat atau power test kecuali sub clerical speed & accuracy.

2.    GATB
     General Aptitude Test Battery

Dikembangkan oleh The United State Employment Services ( USES ) tahun 1947 & 1968, bimbingan kerja karyawan.

Mencakup 12 tes yang menghasilkan 9 faktor yaitu :

1.     G – general learning ability
     Kosa kata, penalaran aritmatika, ruang 3 dimensi

2.     V – verbal aptitude
     Kosa kata, memilih 2 kata yang mempunyai arti sama/berlawanan.

3.     N – numerical aptitude
     Komputasi (perhitungan) & penalaran aritmatika

4.     S – spatial aptitude
     Kemampuan memahami gambar 2 dimensi yang mewakili objek 3 dimensi atau visualisasi pengaruh gerakan dalam 3 dimensi.

5.     P – form perception
     Mencocokan gambar alat” yang identik serta bentuk” geometric

6.     Q – clerical perception
     Mirip dengan P tetapi menuntut mencocokan nama

7.     K – motor coordination
     Membuat tanda tertentu menggunakan pensil pada sederet bujur    sangkar.

8.     F – finger dexterity
     Memasang keeling & membongkar cincin/mur

9.     M – manual dexterity
     Memindah & membalikkan pasak” kecil dalam papan

    
12 Macam sub tesnya adalah :

1.      Tes perbandingan nama (name comparison)
2.      Tes komputasi (perhit)
3.      Tes tiga dimensi (three dimentional space)
4.      Tes perbendaharaan kata (vocabulary)
5.      Tes memasangkan alat (tool matching)
6.      Tes arithmatik
7.      Tes memasangkan bentuk (form matching)
8.      Tes membuat tanda (mark making)
9.      Tes meletakkan (place test)
10.                         Tes membalik (turn test)
11.                         Tes merakit (assemble)
12.                         Tes mengurai (dissemble)


12 sub tes diatas dibagi lagi dalam 2 kelompok tes :
1.  No 1 s/d 8 adalah tes verbal atau tes paper & pensil yang mana     penyajiaanya harus urut
2.  No 9 s/d 12 adalah tes perform atau non paper & pencil test yang dapat diberikan sesudah/sebelum tes verbal.


3.    FACT
     Flanagan Aptitude Classification Test

Diciptakan J.C. Flanagan (USA) Mengukur kecakapan kerja, Membantu menentukan kemampuan kerja yang dimiliki.


Mencakup 14 atau 16 sub tes yang terdiri dari :
1.  Tes inspeksi
     Mengukur kemampuan melihat kekurangan pada gambar      objek/serangkaian artikel.
2.  Tes coding
     Mengukur kecepatan & ketepatan dalam pemberian kode atas        informasi khusus perkantoran
4.     Tes memory
     Mengukur kemampuan mengingat/menyebutkan kode yang sudah di        berikan
5.     Tes assembly
     Mengukur kemampuan melihat sejumlah objek yang terpisah”
6.     Tes skala
     Mengukur kecepatan & ketepatan dalam membaca skala, grafik, peta
7.     Tes koordinasi
     Mengukur kemampuan koordinasi gerakan tangan & lengan
8.     Tes judgement & comprehension
     Mengukur kemampuan membaca dengan pemahaman, penalaran serta    mengambil keputusan secara tepat dalam situasi praktis.
9.     Tes aritmatika
     Mengukur kecakapan berhitung + - : /
10.                        Tes pola
     Mengukur kemampuan membuat pola” sederhana secara tepat & teliti
11.                        Tes table
     Mengukur kemampuan membaca table secara tepat & akurat
12.                        Tes komponen
     Mengukur  kemampuan untuk mengidentifikasi bagian” dari suatu           komponen
13.                        Tes mekanik
     Mengukur kemampuan memahami prinsip” mekanik & menganilis          gerakanya.
14.                        Tes ekspresi
     Mengukur kemampuan komunikasi ide” dalam tulisan & percakapan
15.                        Tes kecerdikan
     Mengukur kemampuan untuk berkreasi dalam mengamati suatu     masalah
16.                        Tes kesiagaan
     Mengukur kemampuan untuk menguasai situasi & mengambil        tindakan yang diperlukan.


Tes FACT juga dapat dipakai untuk mengatur penempatan subjek pada pekerjaan atau jabatan tertentu seperti :
a.     Akuntan … subtes 2, 3,8, 9 & 12
b.     Insinyur/arsitek … subtes 5, 6, 8, 10, 11, & 13
c.      Juru rawat … subtes 3, 6, 8
d.     Pilot … subtes 1, 5, 6, 7, 8, 11, 13
e.      Psikolog … subtes 8 & 14.


1.    SKALA MINAT
     ( KUDER PREFERENCE RECORD )

Edisi I th 1939, II 1948
Melihat kecenderungan subjek terhadap suatu pekerjaan
(mengungkap 10 bidang pekerjaan)

1.     Out door
     Berkaitan dengan pekerjaan diluar (lapangan)

2. Mechanical
     Berkaitan dengan pekerjaan yang menggunakan mesin & alat

3.  Computational
     Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kemampuan beroprasi          dengan angka.
4.     Scientific
     Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut penemuan          baru/pemecahan masalah.
5.     Persuasive
     Berkaitan dengan pekerjaan yang benyak melibatkan hubungan      dengan orang.
6.     Artistic
     Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kreativitas sendiri dengan     menggunakan ketepatan pandangan mata.
7.     Literary
     Berkaitan dengan pekerjaan membaca & menulis
8.     Musical
     Berkaitan dengan pekerjaan yang menyangkut musik
9.     Social service
     Berkaitan dengan pekerjaan membantu orang
10.Clerical
     Berkaitan dengan pekerjaan kantor yang menuntut ketelitian &      ketepatan.


5.      TKD
          Tes Kemampuan Differensial

Suatu rangkaian tes yang dapat digunakan untuk seleksi calon karyawan maupun seleksi calon mahasiswa. Sebelum tahun 1981 populer dengan nama Tintum 69” ( Tes Intelegensi Umum tahun 1969 )

Tes ini disusun berdasarkan teori Multiple – factor dari Thurstone dengan menggunakan 7 kemampuan mental primer yang terdiri dari :

V            verbal comprehension
W           word fluency
N            number
S            space
M           associative memory
P            perceptual speed
I/R                   induction atau general reasoning

Namun di dasari pertimbangan praktis maka tes ini hanya mengukur 5 faktor saja yaitu :
V            verbal comprehension
N            number
S            space
P            perceptual speed
I/R                   induction atau general reasoning

Administrasi tes dilakukan secara klasikal
Waktu pelaksanaan 66 menit

Material tes terdiri dari :
1.     buku persoalan
2.     lembar jawaban
3.     petunjuk praktis (manual)
4.     kunci jawaban TKD

Mencakup 10 sub tes yang meliputi :
Persoalan
Nama Tes
Waktu
Jumlah
1
2
3
4
5
6
7
8
9

10
Comprehension
Information
Analogi verbal
Pernyataan
Arithmatika
Deret angka
Melengkapi kalimat
Mencari ketidak samaan
Menyusun potongan gambar
Membedakan antara 2 gambar
10
7
5
3
7
10
6
5
6

7
10
40
40
20
20
30
20
20
20

80








    























    




















1 komentar:

  1. "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
    Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
    Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.
    Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
    Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

    Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Teman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.
    Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."
    Maka pergilah Elifas, orang Teman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama, lalu mereka melakukan seperti apa yang difirmankan TUHAN kepada mereka. Dan TUHAN menerima permintaan Ayub.

    Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.
    Kemudian datanglah kepadanya semua saudaranya laki-laki dan perempuan dan semua kenalannya yang lama, dan makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita dan menghibur dia oleh karena segala malapetaka yang telah ditimpakan TUHAN kepadanya, dan mereka masing-masing memberi dia uang satu kesita dan sebuah cincin emas.
    TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina.
    Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;
    dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh.
    Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.
    Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat.
    Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur.

    BalasHapus